Postingan

Isekai Kaeri no Yuusha - Chapter 6

Chapter 6 - Wanita Kuchisake Setelah memotong bola aku berkeringat dingin. Karena tujuanku adalah untuk tidak mencolok sama sekali. Jika aku memberikan semua yang aku miliki maka ada kemungkinan kalau aku akan dibawa ke NASA sebagai UMA atau sebagai monster... Terlebih lagi, jelas itu akan berkembang menjadi peristiwa besar yang akan mengguncang dunia. Karena... aku dapat dengan mudah melakukan terraform dari bumi. (TN : Agak mumet disini) Kalaupun, bahkan jika aku menonjol di tim bisbol aku masih dalam jangkauan manusia. Ketika aku telah memotong bola... Kupikir aku sudah melakukannya sekarang... tetapi ketua kelas mengatakan, "Sepertinya orang yang tidak berbakat telah masuk." Dan entah bagaimana diterima. Dan kemudian dengan dalih berada dalam kesehatan yang buruk, aku menyela pengalaman tim bisbol. Hari berikutnya. Aku sarapan di rumah dan kemudian menuju sekolah seperti biasa. "Bagaimanapun... Skill lebih dari apa yang te...

Isekai Kaeri no Yuusha - Chapter 5

Chapter 5 - Rencana Hidupku Mulai Sekarang Sekarang, setelah mengalahkan mereka, apa yang harus kulakukan...? Aku sedang memikirkan prospek kehidupanku mulai dari sekarang di ruang keluarga rumahku. Aku tidak bisa mengatakan aku seorang pahlawan... Aku hanya seorang otak otot, jadi aku tidak benar-benar memiliki keterampilan yang dibutuhkan untuk bekerja sebagai pegawai di masyarakat modern. Aku makan keripik sambil mendengarkan saluran berita malam. Ini adalah saluran berita untuk pemain baseball Jepang yang hebat. “Saburo-san benar-benar hebat, bukan? Dia masih pemain liga utama bahkan ketika dia telah melewati usia 40 tahun." Dia akhirnya menjadi orang yang berbakat dengan bekerja tanpa henti... Aku ingin tahu apakah itu hanya dapat dicapai oleh orang-orang tertentu. Aku menghormatinya dan aku juga berpikir bahwa aku ingin menjalani kehidupan seperti itu. Pokoknya, menjadi orang yang luar biasa. "Untuk memiliki banyak uang dan...

Isekai Kaeri no Yuusha - Chapter 4

Chapter 4 - Melawan Pengganggu. Bagian Kedua "Aku berada di dunia lain?" "Apa yang kau katakan..." Aku semakin dekat dengan kacung Murashima yaitu Miyasoko dan dengan ringan meraih pergelangan tangan kanan Miyasoko. "Oi, kau..." "Baiklah." Aku menaruh sedikit kekuatan di cengkeramanku dan seperti suara kayu kering *krek* pergelangan tangan kanannya hancur. Miyasoko menimbulkan suara acak-acakan sambil melihat pergelangan tangannya yang tertekuk dalam sudut yang sulit dipercaya dan bergoyang dengan longgar. "Haaa...? Apa ini…?" Dan kemudian beberapa detik kemudian, Miyasoko melihat sekali lagi pergelangan tangannya... "Gugyaaaaaaaaaaaaaaaaaaa" Sepertinya, butuh beberapa waktu untuk memperhatikan rasa sakitnya. Dia pingsan di tempat dan sambil berteriak dia menggeliat kesakitan di tanah. Selain itu, aku pergi dan meninju dagu Uchida. Tulang rahangnya hancur dan pada saat...

Isekai Kaeri no Yuusha - Chapter 3

Chapter 3 - Melawan Pengganggu. Bagian Pertama Sebelum kelas pagi. “Oi, Morishita! Trik sulap macam apa yang kau lakukan kemarin? Kemana kau menghilang tiba-tiba?" Murashima adalah seorang pria berambut pirang dengan gigi pecah-pecah dan merupakan pemimpin kelompok nakal di sekolah dan sekarang dia berdiri di depan kursiku. "Sedikit... Aku menghilang agak jauh." Tapi, semakin kau melihatnya semakin konyol dia. Rambut pirang, wajah gorila, macho dan gigi pecah-pecah. Karena tinggi, dia memiliki aura yang mengintimidasi pada dirinya, tetapi dibandingkan dengan skill Dragon Coercion, dia bukan apa-apa. Kenapa aku takut dengan orang ini di masa lalu... Tapi, laki-laki ini secara mengejutkan memiliki banyak tahi lalat. Ah, rambut hidungnya juga keluar. Sambil menahan tawanya, dia memukul bahuku. "Yah tidak apa-apa, hari ini temui aku di belakang gedung olahraga sekolah tua." "Dan jika aku menolak?" Menerima kata-kataku Murashima...

Isekai Kaeri no Yuusha - Chapter 2

Chapter 2 -  Sihir Maksimum : Thor Hammer "Ini keren sekali!" Aku bergerak dengan melompat dari satu gedung ke gedung lainnya. Bergerak dengan kecepatan tinggi membuat lampu yang dibawah mengalir seperti neon multi-warna. Aku merasa seperti Pahlawan Super dalam komik Amerika yang melompat dari satu ke gedung ke gedung pencakar langit lainnya. Aku melompat dari gedung ke gedung di kawasan bisnis di depan stasiun, dan kemudian dari satu gedung apartemen ke gedung apartemen lainnya, dan kemudian dengan lompatan besar dari atap rumah sakit, Aku melompati jalan raya dan memasuki hutan. Tidak jauh dari sini ada jalan gunung. Ada hampir 10 kilo dari rumahku ke jalan gunung, tapi... aku melihat arloji dan tersenyum masam. “10 kilometer hanya dalam 3 menit? Yah, aku berlari dengan cepat sebagai kereta peluru. ” Aku memiliki beberapa harapan tetapi, karena kupikir kekuatan fisikku berada pada tingkat yang sama ketika aku adalah seorang pahlawan. Aku bergerak denga...

Isekai Kaeri no Yuusha - Chapter 1

Chapter 1 -  Aku mencoba menggunakan Appraisal Eye di SMA Jepang modern Sedikit waktu telah berlalu sejak sore dan apakah ini waktunya matahari lekas terbenam? Tempat itu secara alami adalah bagian dalam toilet di bekas gedung sekolah. Sepertinya hanya dua jam atau sekitar sebanyak itu telah berlalu sejak aku dipindahkan dari dunia ini. Aku berjalan beberapa langkah untuk keluar dari ruang toilet dan... "Uooooo!" Aku berteriak. Aku melihat penampilanku di cermin. Aku memiliki pedang suci excalibur. Perisai Pahlawan. Armor Kaisar. Jubah Naga. Pakaian-pakaian itu mengeluarkan banyak perasaan dari dunia yang berbeda. "Mereka tidak cocok dengan toilet sekolah ke titik di mana aku terkejut." Aku terkejut dengan melihat penampilan diriku. Yup. Seperti yang kupikirkan, memakainya di dunia modern sangat mengejutkan... Aku memiliki perasaan aneh tentang mereka. Karena aku di toilet rasanya lebih aneh. Di sana, aku merasakan perasaan ...